ベランダ

17 Apr 2011

Stasiun Tokyo

Stasiun Tokyo adalah stasiun kereta api yang terletak di distrik perkantoran Marunouchi, Tokyo. Stasiun Tokyo merupakan titik awal dan titik akhir bagi kebanyakan shinkansen yang beroperasi di Jepang, dan juga merupakan stasiun penting untuk banyak jalur kereta api lokal dan kereta bawah tanah.

Jalur kereta api di kota Tokyo

Meskipun Stasiun Tokyo merupakan stasiun yang penting untuk jalur kereta api antar kota, namun stasiun ini merupakan yang kedua terbesar di Tokyo setelah Shinjuku, dan kemungkinan juga nomor dua di Jepang. Sementara stasiun kereta api tersibuk di Tokyo adalah Shinjuku dan Ikebukuro.

Posisi

Stasiun Tokyo termasuk stasiun kereta api yang strategis di Tokyo. Selain berada pada wilayah bisnis Marunouchi, stasiun ini juga dekat dengan Istana Kekaisaran Jepang dan distrik komersial Ginza.

Konstruksi

Sampai sekarang Stasiun Tokyo tetap mempertahankan bangunan gaya lama dengan ciri khas batu bata merah.

Secara keseluruhan, Stasiun Tokyo mempunyai 2 tingkat peron di atas tanah, dan 2 tingkat peron di bawah tanah. Peron untuk shinkansen dan kebanyakan jalur lokal terletak di atas tanah, sementara Keiyo Line yang menuju Tokyo Disneyland terletak 2 tingkat di bawah tanah.

Jalur yang Dilayani

Jalur berikut ini melewati atau berujung di Stasiun Tokyo:

Stasiun yang bersebelahan

« Jalur yang dilayani »
Jalur Chūō
Pemberhentian terakhir
Lokal
Kanda
Pemberhentian terakhir
Rapid
Kanda
Pemberhentian terakhir
Commuter Rapid
Kanda
Pemberhentian terakhir
Chūō Special Rapid
Kanda
Pemberhentian terakhir
Ōme Special Rapid
Kanda
Pemberhentian terakhir
Commuter Special Rapid
Kanda
Jalur Yamanote
Yūrakuchō
Lokal
Kanda
Jalur Keihin-Tōhoku
Yūrakuchō
Lokal
Kanda
Hamamatsuchō
Rapid
Akihabara
Jalur Tōkaidō
Pemberhentian terakhir
Lokal
Shimbashi
Pemberhentian terakhir
Rapid ACTY
Shimbashi
Pemberhentian terakhir
Commuter Rapid
Shimbashi
Jalur Yokosuka
Pemberhentian terakhir
Lokal
Shimbashi
Jalur Sōbu
Pemberhentian terakhir
Rapid
Shin-Nihombashi
Jalur Keiyō
Pemberhentian terakhir
Lokal
Hatchōbori
Pemberhentian terakhir
Keiyō Rapid
Hatchōbori
Pemberhentian terakhir
Musashino Rapid
Hatchōbori
Pemberhentian terakhir
Commuter Rapid
Hatchōbori
Pemberhentian terakhir Tōkaidō/Sanyō Shinkansen Shinagawa
Pemberhentian terakhir Tōhoku/Jōetsu Shinkansen Ueno
Ōtemachi Jalur Marunouchi Ginza

Stasiun Ebisu

Stasiun Ebisu (恵比寿駅 Ebisu-eki?) adalah stasiun kereta api yang terletak di Ebisu, Tokyo. Nama stasiun ini diambil dari merek Bir Yebisu yang pabriknya terletak tidak jauh dari stasiun. Adapun merek birnya sendiri mengambil nama seorang dewa dalam kepercayaan masyarakat Jepang.

Jalur layanan Peron

JR East

1 Jalur Yamanote
(lingkar luar)
Ke ShibuyaShinjukuIkebukuro
2 Jalur Yamanote
(lingkar dalam)
Ke ShinagawaTokyoUeno
3 Jalur Saikyō Ke Shinjuku ・ Ikebukuro ・ AkabaneŌmiya
Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. Jalur Utsunomiya)
Ke Ōmiya ・ OyamaUtsunomiya
Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. Jalur Takasaki)
Ke Ōmiya ・ KumagayaTakasakiMaebashi
4 Jalur Saikyō Ke Ōsaki ・(Jalur Rinkai) Shin-Kiba
Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. Jalur Utama Tōkaidō)
Ke YokohamaŌfunaHiratsukaOdawara
Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. Jalur Yokosuka)
Ke Yokosuka ・ Ōfuna ・ KamakuraZushi

Tokyo Metro

1 Jalur Hibiya Ke Naka-Meguro ・(Jalur Tōyoko) HiyoshiKikuna
2 Jalur Hibiya Ke GinzaUenoKita-Senju ・(Jalur Isesaki) Tōbu Dōbutsu Kōen

Stasiun terdekat

«
Jalur Layanan
»
JR East
Jalur Yamanote
Meguro
-
Shibuya
Jalur Saikyō
Shibuya
Lokal
Ōsaki
Shibuya
Cepat
Ōsaki
Shibuya
Komuter Cepat
Ōsaki
Jalur Shōnan-Shinjuku
Shibuya
Lokal
Ōsaki
Shibuya
Cepat
Ōsaki
tidak berhenti
Cepat Khusus
tidak berhenti
Tokyo Metro
Jalur Hibiya (H-02)
Naka-Meguro (H-01)
-
Hiroo (H-03)

Gunung Fuji

Gunung Fuji

Gunung Fuji (富士山 Fuji-san?, IPA: [ɸɯʥisaɴ]) adalah gunung tertinggi di Jepang, terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, di sebelah barat Tokyo. Gunung Fuji terletak dekat pesisir Pasifik di pusat Honshu. Fuji dikelilingi oleh tiga kota yaitu Gotemba (timur), Fuji-Yoshida (utara) dan Fujinomiya (barat daya). Gunung setinggi 3.776 m ini dikelilingi juga oleh lima danau yaitu Kawaguchi, Yamanaka, Sai, Motosu dan Shoji.

Gunung Fuji adalah simbol Jepang yang terkenal dan sering digambarkan dalam karya seni dan foto-foto, serta dikunjungi pendaki gunung maupun wisatawan.

Gunung Fuji diperkirakan terbentuk sekitar 10.000 tahun yang lalu. [1] Sebuah gunung berapi yang kini masih aktif walaupun memiliki kemungkinan letusan yang rendah, Fuji terakhir kali meletus pada tahun 1707. Terdapat lima danau di sekeliling Fuji, yaitu Danau Kawaguchi, Danau Yamanaka, Danau Sai, Danau Motosu dan Danau Shoji.

Sekitar 200.000 orang mendaki Gunung Fuji setiap tahunnya, 30% di antaranya orang asing. Tenggat waktu yang paling populer bagi para pendaki adalah dari 1 Juli hingga 27 Agustus. Pendakian bisa memakan waktu dari 3 hingga 7 jam sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam.

Stasiun Shibuya (渋谷駅, Shibuya-eki)

Stasiun Shibuya (渋谷駅, Shibuya-eki?) adalah stasiun kereta api yang terletak di Shibuya, Tokyo, Jepang. Dengan rata-rata harian sebanyak 2,4 juta penumpang pada tahun 2004, stasiun ini menjadi stasiun komuter tersibuk keempat di Jepang (setelah Stasiun Shinjuku, Ikebukuro, dan Osaka) dengan melayani lalu lintas komuter dalam jumlah besar dari pusat kota ke daerah-daerah di sekitarnya.[rujukan?]

Jalur layanan

JR East

Perusahaan swasta

Kereta bawah tanah

Perlu diketahui bahwa Jalur Hanzōmon dan Jalur Fukutoshin terhubung secara langsung tanpa harus melewati gerbang tiket, tetapi keduanya tidak terhubung secara langsung dengan Jalur Ginza. Jalur Den-en-toshi dan Jalur Jalur Tōyoko yang dikelola oleh Tōkyū juga tidak terhubung secara langsung.

Peron

Gedung utama stasiun ditempati oleh mall yang dikelola oleh Tōkyū. Jalur Ginza yang dibuat dan dioperasikan oleh Tōkyū menggunakan peron lantai tiga. Jalur milik JR dan Jalur Tōyoko menggunakan peron paralel di lantai dua. Adapun Jalur Hanzōmon dan Jalur Den-en-toshi berbagi peron bawah tanah, sedangkan Jalur Inokashira yang dikelola oleh Keiō menggunakan peron lantai dua di Gedung Shibuya Mark City yang terletak di sebelah barat komplek gedung stasiun utama. Peron Jalur Fukutoshin yang baru dibuka pada tahun 2008 terletak di lima lantai di bawah Jalan Meiji, di sebelah timur peron Jalur Tōyoko. Jalur Tōyoko rencananya akan dihubungkan dengan Jalur Fukutoshin untuk mempermudah akses terusan antarjalur mulai tahun 2012.

Terdapat enam pintu keluar di komplek gedung stasiun utama. Pintu keluar Hachikō (ハチ公口, Hachikō-guchi?) yang terletak di sisi barat stasiun, mengambil nama patung anjing Hachikō yang terletak tidak jauh dari situ, adalah salah satu tempat pertemuan yang populer. Adapun pintu keluar Tamagawa (玉川口, Tamagawa-guchi?) yang terletak di sisi barat stasiun mempunyai akses langsung menuju ke Stasiun Keiō Shibuya yang melayani Jalur Inokashira.

JR East

1

Jalur Yamanote

Ke MeguroShinagawaTokyo

2

Jalur Yamanote

Ke ShinjukuIkebukuro

3

Jalur Saikyō

Shinjuku ・ Ikebukuro ・ Akabame ・ Ōmiya

Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. ke Jalur Takasaki)

Ke Ōmiya ・ KumagayaTakasakiMaebashi

Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. ke Jalur Utsunomiya)

Ke Ōmiya ・ OyamaUtsunomiya

4

Jalur Saikyō

Ke EbisuŌsaki

Jalur Rinkai

Ke Shin-Kiba

Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. ke Jalur Utama Tōkaidō)

Ke YokohamaŌfunaOdawara

Jalur Shōnan-Shinjuku
(samb. ke Jalur Yokosuka)

Ke Yokohama ・ Ōfuna ・ Zushi

Ekspres Terbatas Narita Express

Ke Bandara Narita

Jalur Tōyoko

12

Jalur Tōyoko

Ke Naka-MeguroJiyūgaokaYokohama ・ (Jalur Minatomirai) Motomachi-Chūkagai

(Pintu Keluar)

34

Jalur Tōyoko

Ke Naka-Meguro ・ Jiyūgaoka ・ Yokohama ・ (Jalur Minatomirai) Motomachi-Chūkagai

(Pintu Keluar)

Jalur Den-en-toshi dan Jalur Hanzōmon

1

Jalur Den-en-toshi

Ke Futako-TamagawaNagatsutaChūō-Rinkan

2

Jalur Hanzōmon

Ke ŌtemachiOshiage ・ (Jalur Isesaki) Kuki ・ (Jalur Nikkō) Minami-Kurihashi

Jalur Fukutoshin

Dua pulau peron dijadikan satu untuk sementara waktu.

3

Jalur Fukutoshin

Ke Shinjuku-sanchōmeIkebukuroWakōshiKawagoeshiHannō

4

Jalur Fukutoshin

Ke Shinjuku-sanchōme ・ Ikebukuro ・ Wakōshi ・ Kawagoeshi ・ Hannō

Jalur Ginza

1

(Pintu Keluar)

2

Jalur Ginza

Ke Akasaka-mitsukeGinzaUenoAsakusa

Jalur Inokashira

Peron yang melayani jalur ini terletak terpisah dari komplek gedung stasiun utama.

12

Jalur Inokashira

Ke Shimo-KitazawaMeidaimaeEifukuchōKugayamaKichijōji

Sejarah

Stasiun Shibuya dibuka pada tanggal 1 Maret 1885 sebagai salah satu stasiun pemberhentian di Jalur Shinagawa yang sekarang merupakan bagian dari Jalur Yamanote. Seiring berjalannya waktu, stasiun ini diperluas untuk melayani Jalur Tamagawa (1907; ditutup tahun 1969), Jalur Tōkyō (1927), Jalur Teito Shibuya (1933; sekarang Jalur Inokashira), Jalur Cepat Tōkyō (1938; mulai melayani Jalur Ginza pada tahun 1939 dan baru bergabung secara resmi tahun 1941), Jalur Den-en-toshi (1977), dan Jalur Hanzōmon (1978).

5 Apr 2011

KAT-TUN

KAT-TUN adalah adalah kelompok boyband asal Jepang yang dibentuk perusahaan hiburan Johnny & Associates. Nama kelompok ini disusun dari huruf pertama nama keluarga keenam orang anggotanya. Selain itu, KAT-TUN bisa mengandung arti "keberuntungan untuk menang" (勝つ運 Katsu un?), sehingga penggemarnya di Jepang menyebut nama kelompok ini sebagai Katsu-un.

Anggota
Former Member

Karier musik

Tahun 2001 - 2004

Pada awalnya, KAT-TUN beranggotakan delapan orang yang dipilih oleh Koichi Domoto (Kinki Kids) untuk menjadi penari latar dalam acara televisi NHK, Pop Jam di mana Koichi sebagai host-nya. KATTUN tampil pertama kali pada acara tersebut pada tanggal 16 Maret 2001 dan tanggal tersebut dianggap sebagai hari resmi terbentuknya KAT-TUN, walaupun tanggal 7 April juga disebut-sebut sebagai hari jadi KAT-TUN.
KAT-TUN tampil pertama kali dalam konser berjudul Okyakusama wa Kami Sama - Concert 55Nin Ai no Request Kotaete!! (お客様は神サマー Concert 55万人愛のリクエストに応えて !!?, Tamu adalah raja - Konser untuk mengabulkan permintaan cinta dari 550 ribu orang). Sama halnya dengan judul pertunjukannya, konser mereka yang pertama dilangsungkan sebanyak 4 kali di hadapan total 200 ribu penonton yang beruntung dari keseluruhan 550 ribu orang yang mengikuti undian agar bisa memberi karcis. Konser kemudian diperpanjang sebanyak 2 kali lagi hingga keseluruhan menjadi 6 kali pertunjukan dalam 2 hari. Masih di bulan yang sama, konser KAT-TUN diadakan pada tanggal 26-28 Agustus di gedung Shōchiku-za, Osaka. Selama 3 hari, KAT-TUN mengadakan 20 kali pertunjukan, sedangkan di hari kedua KAT-TUN mengadakan 11 kali pertunjukan singkat. Jumlah pertunjukan KAT-TUN dalam satu hari memecahkan rekor dari kelompok serupa seperti TOKIO dan V6 yang pernah tampil 10 kali sehari.
Album DVD berisi rekaman pertunjukan Okyakusama wa Kami Sama - Concert 55Nin Ai no Request Kotaete!! mulai diedarkan. Album DVD ini menduduki urutan nomor satu dalam tangga Oricon untuk angka penjualan dalam 3 kategori sekaligus (DVD, kaset video VHS, dan penjualan total). Album DVD pertama KAT-TUN menjadikan KAT-TUN sebagai kelompok penyanyi Jepang yang pertama kali menduduki tangga lagu Oricon sebelum merilis album dalam bentuk CD.
KAT-TUN melangsungkan pertunjukan keliling berjudul Ko Nen Mo Ah Taihen Thank U Natsu (Ko年モ Ah Taiヘン Thank U Natsu Tahun ini juga 'Ah' Luar Biasa Terima Kasih Musim Panas?) di Tokyo, Nagoya, dan Osaka.
KAT-TUN ikut serta dalam acara keramaian musim panas bernama Odaiba Bōken Ō (Raja Petualangan Odaiba) untuk memperingati hari jadi ke-45 stasiun televisi Fuji Television. Pertunjukan KAT-TUN diberi nama KAT-TUNの大冒険de SHOW (KAT-TUN no dai-bōken de SHOW) dan dilangsungkan di sebuah hotel di kawasan Odaiba, Tokyo.
  • Januari 2004
KAT-TUN tampil dalam pertunjukan sandiwara musikal berjudul Dream Boy Hideaki Takizawa (Tackey & Tsubasa) yang dilangsungkan di Imperial Garden Theater, Tokyo. Pertunjukan drama dengan cerita yang sama, tapi menampilkan Kazuya Kamenashi sebagai peran utama disebut "edisi KAT-TUN & Kanjani8".
  • Agustus 2004
Pertunjukan hiburan yang menjelaskan sejarah perusahaan Johnny & Associates dilangsungkan di Harajuku Big Top, Tokyo. Pertunjukan ini diberi nama Summary of Johnnys World, dan KAT-TUN ditampilkan bersama NEWS.
KAT-TUN mengadakan konser keliling bernama KAT-TUN Live Kaizoku-ban di Tokyo, Nagoya, dan Osaka. Pada hari terakhir pertunjukan di Yokohama pada 5 Januari 2005, secara total KAT-TUN sudah melangsungkan konser sebanyak seratus kali.

Tahun 2005

  • Januari 2005
Serial drama berjudul Gokusen yang dibintangi Kazuya Kamenashi dan Jin Akanishi sebagai murid SMA mendapat jumlah angka penonton yang tinggi. Selanjutnya di bulan April tahun yang sama, Jin Akanishi semakin terkenal setelah memerankan karyawan baru dalam serial drama Anego.
Album DVD berjudul KAT-TUN Live Kaizoku-ban dirilis, dan angka penjualan awal mencapai 129 ribu keping dan menempati urutan ketiga dalam tangga Oricon untuk minggu-minggu pertama penjualan DVD.
Kamenashi Kazuya dan Tomohisa Yamashita membentuk unit sementara bernama Shūji to Akira untuk menyanyikan lagu "Seishun Amigo" yang dijadikan lagu tema serial drama Nobuta wo Produce. Dalam 4 minggu, singel "Seishun Amigo" mencatat angka penjualan di atas 1 juta keping di Jepang.

Tahun 2006

Singel pertama KAT-TUN berjudul Real Face dirilis di Jepang. Lirik lagu ditulis oleh Shikao Suga Takahiro Matsumoto dari grup musik B'z. Pada hari yang sama juga dirilis album kompilasi berjudul Best of KAT-TUN dan album DVD berjudul Real Face Film.
KAT-TUN tampil sebagai bintang utama dalam acara televisi 24 Hour Television - Ai wa chikyū wo sukuu. Acara televisi ini berlangsung selama 24 jam secara terus menerus, dan merupakan acara derma yang dilangsungkan setahun sekali.
Jin Akanishi diumumkan akan berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar bahasa Inggris selama 6 bulan. Sementara itu, kelima anggota yang tersisa meneruskan kegiatan KAT-TUN seperti biasa.
  • Singel ke-3 KAT-TUN yang berjudul Bokura no Machi de karya Kazumasa Oda dijadikan lagu tema serial drama Tatta Hitotsu no Koi dengan Kazuya Kamenashi menjadi peran utama.

[sunting] Tahun 2007

KAT-TUN melangsungkan pertunjukan keliling sebanyak 28 kali di 7 kota di Jepang. Tur ini diberi nama Tour2007 cartoon KAT-TUN II You
KAT-TUN untuk pertama kalinya memiliki acara televisi sendiri. Acara ini diberi nama Cartoon KAT-TUN dengan KAT-TUN sebagai bintang utama, sekaligus merupakan acara televisi pertama mereka yang diberi judul yang mengandung kata "KAT-TUN". Acara televisi semacam ini disebut Kanmuri bangumi dan umumnya kesempatan ini hanya diberikan kepada artis terkenal di Jepang.
Jin Akanishi kembali bergabung dengan KAT-TUN, dengan menggelar jumpa pers yang dihadiri lengkap oleh seluruh anggota KAT-TUN, setelah cuti selama 6 bulan untuk belajar bahasa di Amerika Serikat. Dan keesokan harinya langsung ikut dalam konser di Sendai
Daftar album

Singel

  • "Real Face" (22 Maret 2006)
  • "Signal" (19 Juli 2006)
  • "Bokura no Machi de" (7 Desember 2006)
  • "Yorokobi no Uta" (6 Juni 2007)
  • "Keep The Faith" (21 November 2007)
  • "LIPS" (6 Februari 2008)
  • "Don't U Ever Stop" (14 Mei 2008)
  • "White X'mas" (03 Desember 2008)
  • "ONE DROP" (11 Februari 2009)
  • "RESCUE" (11 Maret 2009)
  • "Love Yourself ~Kimi ga Kirai na Kimi ga Suki~" (10 February 2010)
  • "GOING!" (12 May 2010)
  • "Change UR World" (17 November 2010)
  • "Ultimate Wheels" (02 Februari 2011)

Album CD

Album video DVD/VHS

  • Okyakusama wa Kami Sama- Concert 55Nin Ai no Request Kotaete!!(2003)
  • KAT-TUN Live Kaizokuban (2005)
  • KAT-TUN Real Face Concert (2006)
  • KAT-TUN Tour 2007 Cartoon KAT-TUN II You Concert (2007)
  • KAT-TUN Live Break The Records(2009)
  • KAT-TUN No More Pain - World Tour(2010)

21 Fakta tentang Jepang

Inilah Fakta-Fakta Tentang Negara Jepang


Inilah Beberapa Fakta yang di Golongkan Menjadi 21 Fakta Tentang Negara Jepang


1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii / sengsara.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).


3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

5. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/ cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.


6. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang: ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.

7. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak.

8. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

9. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

10. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”.... dengan jari tangannya ? Kalau agan-agan perhatiin, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Kalo nggak percaya, coba deh… jikken dengan teman Jepang anda.

11. Sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari satu tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen.

12. Kalo naik eskalator di Tokyo, kita harus berdiri di sebelah kiri, karena sebelah kanan adalah untuk orang yang terburu-buru. Jangan sekali-kali berdiri di kanan kalo kita ga langsung naik.

13. Pacaran di Jepang sungguh hemat, traktir2an bukan budaya pacaran Jepang. Jadi selama belum jadi suami-istri, siapin duit buat bayar sendiri-sendiri.

14. Nganter jemput pacar juga bukan budaya orang Jepang. Kalo mau ketemuan, ya ketemuan di stasiun.

15. Jangan pernah sekali-kali bilang ke orang jepang : “Gue maen ke rumah lu ya”. Karena itu dianggap ga sopan. Ke rumahnya cuma kalo udah diijinin.

16. “Aishiteru” yang berarti aku cinta kamu, jarang dipake sama orang pacaran, kecuali kalo mereka bener-bener udah mau nikah. Biasanya mereka make “Daisuke desu” buat ngungkapin kalo mereka sayang sama pacarnya.

17. Sebelum bepergian, biasanya orang Jepang selalu ngecek ramalan cuaca. Dan 90% ramalan cuaca itu akurat. Itu sebabnya kalo ada orang bawa payung, pasti kita bakal liat orang yang lainnya lagi bawa payung juga. Dan perempatan Shibuya adalah tempat yang paling menarik ketika hujan, karena dari atas kita akan melihat lautan payung yang berwarna-warni.

18. Bunga sakura adalah bunga yang spesial di Jepang, karena bunganya hanya tumbuh 2 minggu selama setahun. Ketika tumbuh, bunganya memenuhi seluruh pohon, tanpa daun. Setelah 2 minggu, ga ada satupun bunga sakura, yang ada hanyalah daun-daun hijau, tanpa bunga, dan jadi ga menarik lagi.

19. Di Indonesia, kita bakal dapet duit kalo kita ngejual barang bekas kita ke toko jual-beli. Tapi di Jepang, kita malah harus bayar kalo mau naro barang kita di toko jual-beli. Itulah sebabnya kenapa orang Jepang lebih milih ninggalin TV bekas mereka gitu aja kalo mo pindah apartemen.

20. Di perempatan jalan Kyoto, perempatan jalan yang kecil, ga ada mobil sama sekali, tapi ada lampu merah, pejalan kaki selalu berhenti ketika lampu tanda pejalan kaki menunjukkan warna merah. Mereka santai aja, baca koran, ngobrol, ngerokok, dan kemudian jalan lagi ketika lampu sudah hijau. Padahal ga ada mobil yang lewat satupun. Mungkin kalo mereka ngelanggar peraturan juga ga akan celaka.

21. Mereka ga percaya Tuhan (mayoritas atheis), tapi mereka bisa disiplin dan taat sama peraturan. Mungkin karena itu negara mereka maju.